Pertanyaannya bukan lagi apakah Ronaldo layak tampil. Pertanyaannya adalah sejauh mana ia sendiri yang memutuskan untuk berhenti. Dan berdasarkan semua yang ia tunjukkan selama ini, jawabannya tampaknya: belum.
Martinez paham betul dinamika itu. Ia tidak memaksa Ronaldo untuk bermain, tapi juga tidak akan menutup pintu selama sang pemain masih ingin dan masih mampu. Hubungan pelatih dan pemain yang saling menghormati ini menjadi salah satu fondasi kokoh tim Portugal di tengah persaingan dunia yang kian ketat.
Piala Dunia 2030 masih empat tahun lagi. Dalam dunia sepak bola, empat tahun adalah waktu yang sangat panjang—cukup untuk memunculkan generasi baru, mengubah peta kekuatan, dan merobohkan semua prediksi. Tapi jika ada satu hal yang sudah terbukti berulang kali, itu adalah bahwa Cristiano Ronaldo selalu hadir di momen-momen yang dianggap tidak mungkin baginya.
Apakah ia akan berdiri di atas lapangan Piala Dunia 2030 dengan usia 45 tahun? Tidak ada yang tahu. Tapi Martinez sudah menjawab dengan caranya sendiri: jangan pernah menutup kemungkinan itu.
