BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Catatan historis Afrika Selatan cukup menarik: meski selalu tersingkir di fase grup, mereka pernah mengalahkan Slovenia dan bahkan Prancis dalam sejarah keikutsertaan mereka. Dengan kata lain, tim ini tidak akan datang hanya untuk hadir—mereka datang untuk bersaing.

Korea Selatan menjadi tim paling konsisten di antara keempatnya, setidaknya dalam urusan kehadiran. Ini adalah penampilan ke-12 mereka di Piala Dunia, dan ke-11 secara beruntun—rekor yang hanya kalah dari Jerman, Argentina, Brasil, dan Spanyol. Tim asuhan Hong Myungbo juga menjadi satu-satunya tim Asia yang tak terkalahkan sepanjang babak kualifikasi AFC, memuncaki Grup B di atas Yordania sebelum memastikan tiket dengan kemenangan 2-0 di kandang Irak pada Juni 2025.

Namun, kerangka tim Korea Selatan telah berubah dari era keemasan Son Heung-min. Generasi baru tengah mengambil alih, dan Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian nyata apakah transisi itu berjalan mulus. Pencapaian terbaik mereka tetap posisi keempat di Piala Dunia 2002—saat mereka menjadi tuan rumah bersama Jepang—dan mempertahankan kejayaan itu akan membutuhkan lebih dari sekadar kenangan.

Ceko adalah tim dengan sejarah panjang yang sering terlupakan. Mereka adalah salah satu dari tiga tim yang pernah mencapai setidaknya dua final Piala Dunia tanpa sekalipun mengangkat trofi—keduanya atas nama Cekoslowakia, pada 1934 dan 1962. Kini sebagai Ceko, mereka kembali ke panggung dunia setelah absen sejak 2006, dan perjalanan menuju sini sungguh dramatis.

Di babak play-off kualifikasi UEFA, tim asuhan Miroslav Koubek harus melewati dua laga penentuan yang menegangkan di Praha. Melawan Republik Irlandia, mereka menang lewat adu penalti setelah skor imbang 2-2. Kemudian menghadapi Denmark—yang tak kalah kerasnya—mereka kembali menang 3-1 lewat adu penalti setelah lagi-lagi seri 2-2. Dua drama penalti berturut-turut, dan Ceko lolos dengan kepala tegak.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026