PUNGGAWASPORT, CHASE STADIUM – Kiprah Lionel Messi di Major League Soccer kembali mencatatkan babak heroik. Megabintang asal Argentina itu sukses membawa Inter Miami melaju ke partai puncak MLS Cup sekaligus merengkuh gelar Eastern Conference usai membantai New York City FC dengan skor mencolok 5-1, Sabtu malam waktu setempat.

Lebih dari sekadar kemenangan telak, laga di Chase Stadium tersebut menjadi saksi bisu pencapaian monumental sang legenda. Di usianya yang menginjak 38 tahun—rentang waktu di mana kebanyakan pesepakbola memilih pensiun—Messi justru menambah pundi-pundi prestasi dengan meraih trofi profesional yang ke-47 sepanjang kariernya. Rekor fenomenal ini semakin memperlebar jurang dengan para rivalnya dalam perburuan gelar pemain tersukses dalam sejarah.

Catatan Emas Dua Dekade Karier

Gelar juara Wilayah Timur yang baru diraih ini melengkapi koleksi museum trofi Messi menjadi 47 buah—akumulasi dari perjalanan panjangnya mengarungi kompetisi level tertinggi baik bersama klub maupun skuad nasional.

Data terkini pasca-pertandingan kontra NYCFC menunjukkan persebaran gelar La Pulga sebagai berikut:

  • FC Barcelona: 35 gelar (Era dominasi yang mengubah wajah sepakbola modern)
  • Timnas Argentina: 6 gelar (Mahkota Piala Dunia FIFA dan Copa América termasuk di dalamnya)
  • Paris Saint-Germain: 3 gelar
  • Inter Miami CF: 3 gelar

Khusus untuk Inter Miami, trofi Eastern Conference ini merupakan gelar ketiga yang dipersembahkan Messi kepada The Herons, menyusul kesuksesan merebut Leagues Cup dan Supporters’ Shield di musim-musim sebelumnya.

Pesta Gol di Malam Bersejarah

Meski Tadeo Allende menjadi tokoh utama dengan torehan tiga gol ke gawang NYCFC, peran Messi sebagai dalang di balik barisan serangan Inter Miami tidak terbantahkan. Sang kapten memastikan kemenangan tidak hanya diraih, melainkan dengan performa yang memukau para pendukung yang memadati stadion.

Pencapaian trofi ke-47 ini semakin mempertegas argumen bahwa Messi layak disebut sebagai “The GOAT” (Greatest of All Time), khususnya dalam hal konsistensi meraih juara. Namun, fiel sang maestro, perayaan pencapaian pribadi ini hanyalah pelengkap dari target kolektif yang lebih besar.

Membidik Puncak Tertinggi MLS

Trofi terbaru ini memberikan injeksi kepercayaan diri luar biasa bagi pasukan besutan Javier Mascherano jelang pertarungan terakhir musim ini: final MLS Cup yang diagendakan pada 6 Desember nanti. Apabila Inter Miami berhasil keluar sebagai juara, bukan hanya supremasi klub di kompetisi Amerika Serikat yang terkonfirmasi, tetapi Messi juga akan menambah koleksi emasnya menjadi 48 trofi—sebuah angka yang hampir mustahil dikejar pesaing mana pun dalam waktu dekat.