BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

“Argentina memang menjadi favorit. Mereka memiliki kedalaman skuad yang bagus dengan Lionel Messi sebagai faktor pembedanya. Wajar kalau mereka diunggulkan karena juga datang sebagai juara bertahan,” ujar Kesit.

Namun Spanyol datang bukan untuk sekadar tampil. La Roja hadir dengan wajah yang benar-benar berbeda dari generasi sebelumnya — bukan lagi bergantung pada nama-nama mapan, melainkan bertumpu penuh pada energi dan keberanian para pemain muda yang tampil lapar sepanjang turnamen ini.

Lamine Yamal menjadi simbol paling kuat dari kebangkitan itu. Winger muda Barcelona ini tampil melebihi ekspektasi — kecepatan yang merobek pertahanan, kreativitas yang tidak terduga, dan ketenangan di situasi krusial yang kerap membuat lawan kelabakan. Kesit menilai kehadiran Yamal sebagai salah satu kekuatan utama Spanyol yang tidak boleh dianggap remeh oleh Argentina.

Di sekeliling Yamal, nama-nama seperti Pedri dan Dani Olmo turut menjadi tulang punggung permainan La Furia Roja. Ketiganya bukan pemain yang sudah mencapai puncak karier — mereka adalah calon bintang yang sedang dalam proses menjadi besar. Dan Piala Dunia ini, menurut Kesit, bisa jadi panggung peluncuran mereka ke level tertinggi.

“Spanyol memang mungkin tidak banyak memiliki bintang yang sudah mapan. Tetapi mereka punya calon-calon bintang seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Dani Olmo yang sedang berproses,” kata Kesit.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026