BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Perubahan paling revolusioner dalam edisi ini adalah perluasan jumlah peserta. FIFA resmi memperluas slot dari 32 menjadi 48 tim, yang berarti total pertandingan melompat drastis dari 64 laga menjadi 104 laga. Dunia sepak bola belum pernah menyaksikan skala turnamen sebesar ini.

Format baru menetapkan 12 grup berisi empat tim masing-masing. Setiap tim memainkan tiga pertandingan di fase grup. Dua tim teratas dari setiap grup otomatis lolos ke babak 32 besar, bersama delapan tim peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup. Struktur ini dirancang untuk memberi kesempatan lebih luas kepada tim-tim dari konfederasi yang selama ini kurang terwakili, seperti AFC, CAF, dan CONCACAF.

Tiga tuan rumah — Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada — secara otomatis mendapat tiket. Dari Asia, nama-nama seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia sudah memastikan tempat mereka. Afrika pun hadir dengan kekuatan seperti Maroko, Senegal, dan Mesir.

Kehadiran 48 tim membuat konstelasi kekuatan dunia semakin beragam. Brasil, Argentina, Prancis, Jerman, dan Spanyol tetap menempati posisi sebagai favorit juara. Namun dengan lebih banyak tim dan lebih banyak pertandingan, peluang kejutan semakin terbuka lebar.

Maroko menjadi bukti nyata. Perjalanan mereka hingga semifinal Piala Dunia 2022 mengubah cara dunia memandang sepak bola Afrika. Dengan format baru ini, cerita serupa — bahkan lebih dramatis — sangat mungkin terulang. Tim debutan atau negara yang jarang lolos kualifikasi berpotensi mencatat sejarah di hadapan miliaran penonton global.



Follow Widget