BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Di Qatar 2022, skuad asuhan Fernando Santos menunjukkan kilatan potensi—kemenangan 6-1 atas Swiss di babak 16 Besar menjadi salah satu hasil paling dominan dalam sejarah Piala Dunia Portugal. Namun perempat final menjadi titik berhenti mereka, ketika Maroko tampil luar biasa dengan kemenangan 1-0 yang mengirimkan Os Navegadores pulang lebih awal dari yang diharapkan.

Inilah yang membuat Piala Dunia 2026 terasa berbeda. Portugal tidak datang sebagai unggulan utama, tetapi mereka juga bukan tim yang datang tanpa ambisi nyata. Mereka memiliki lini belakang yang tangguh, lini tengah yang dinamis dengan profil pemain berbeda-beda, dan lini depan yang menggabungkan kekuatan fisik dengan kreativitas tinggi.

Cristiano Ronaldo adalah simbol dari seluruh perjalanan panjang ini. Dalam 22 penampilan sebelumnya di Piala Dunia, ia telah menjadi wajah utama Portugal selama lebih dari dua dekade. Di Amerika Utara nanti, angka itu akan bertambah. Dan dengan setiap menit yang ia habiskan di lapangan, ia tidak hanya bermain untuk dirinya sendiri—ia bermain untuk meraih satu-satunya mahkota yang belum pernah ia sentuh.

Portugal memiliki semua bahan untuk membuat kejutan besar. Mereka tahu cara memenangkan laga besar, cara bertahan ketika dibutuhkan, dan cara meledak dalam serangan saat peluang terbuka. Yang belum mereka buktikan adalah kemampuan untuk melewati babak-babak paling akhir dari turnamen terbesar di dunia.

2026 bisa menjadi tahun ketika Portugal akhirnya mengubah sejarah. Atau ini bisa menjadi penutup yang elegan dari era yang telah memberikan begitu banyak kenangan indah. Yang pasti, dunia akan menyaksikan dengan saksama setiap langkah yang mereka ambil.



Follow Widget

Published by Punggawa Sport

Editor

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version