Di sisi lain, Uzbekistan datang ke laga ini dengan beban berbeda. Sebagai debutan Piala Dunia yang mewakili zona Asia, mereka jelas bukan favorit untuk mengalahkan Portugal, baik dari segi kualitas individu maupun kedalaman skuad.
Kondisi mental tim asuhan Fabio Cannavaro pun belum sepenuhnya pulih setelah takluk 1-3 dari Kolombia pada laga pembuka. Kekalahan dari Portugal nanti otomatis akan menutup peluang Uzbekistan melaju ke babak gugur, sebelum fase grup ini berakhir.
Cannavaro sadar betul beban psikologis yang dipikul pemainnya menjelang duel melawan tim raksasa Eropa ini. Karena itu, ia memilih pendekatan yang menenangkan ketimbang membebani skuadnya dengan target tinggi.
“Saya mencoba mengurangi tekanan pada pemain karena kami bermain melawan salah satu tim terkuat di Piala Dunia. Skuad Portugal penuh dengan pemain bintang, dan tentu saja mereka memiliki Cristiano Ronaldo,” ujar Cannavaro, dikutip dari Zamin.
Cannavaro tahu timnya butuh banyak perbaikan jika ingin memberikan perlawanan berarti. Salah satu sorotan utama adalah pola serangan yang terlalu mengandalkan sisi sayap, sebuah pendekatan yang terbukti gagal saat melawan Kolombia.


Tinggalkan Balasan