BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

“Bangsa yang berhasil adalah bangsa di mana rakyatnya kuat. Kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat,” ujar Prabowo. Kalimat itu terdengar sederhana, tapi berbobot—seperti seorang mantan perwira yang tahu betul arti disiplin dan daya juang.

Presiden juga mengingatkan para atlet bahwa kemampuan yang mereka miliki bukan sesuatu yang dimiliki semua orang. Dari ratusan juta warga Indonesia, hanya segelintir yang mampu menembus seleksi ketat dan lolos kualifikasi level Asia. Itu bukan kebetulan—itu adalah hasil kerja keras yang panjang.

“Ini kehormatan yang sangat besar,” tegas Presiden, menekankan bahwa setiap atlet membawa amanah 287 juta jiwa di pundaknya.

Momen paling simbolis dalam upacara itu adalah penyerahan Bendera Merah Putih dari tangan Presiden Prabowo langsung kepada perwakilan kontingen. Bendera itu diterima oleh Veddriq Leonardo—atlet panjat tebing yang namanya sudah dikenal dunia setelah meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 dan kembali bersinar di IFSC Climbing World Series di Prancis pada 2026.

Veddriq bukan nama sembarangan. Ia adalah bukti nyata bahwa Indonesia mampu melahirkan atlet kelas dunia—bukan dari fasilitas mewah atau dana berlimpah, tapi dari kemauan keras yang tak kenal kompromi.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026