Sebagai catatan, Isak bergabung ke Liverpool pada September 2025 dengan banderol sekitar 150 juta euro. Nilai itu menjadikannya transfer termahal ketiga sepanjang sejarah sepak bola.
Namun, mahalnya harga transfer itu tak langsung berbanding lurus dengan hasil di lapangan. Musim lalu, Isak hanya mencetak empat gol untuk Liverpool dan cuma tampil sebagai starter pada 13 dari 22 pertandingan yang dilakoninya.
Kontras inilah yang membuat performanya bersama Swedia terasa begitu mencolok. Saat berseragam klub ia kesulitan menemukan ritme, tapi begitu membela negara ia justru tampil sebagai bintang utama.
Dengan rekam jejak tersebut, wajar jika lini belakang Belanda menempatkan Isak sebagai ancaman nomor satu malam ini. Duel head-to-head antara Isak dan kapten Belanda Virgil van Dijk pun bakal menjadi salah satu titik tontonan paling menarik di laga ini.
Meski begitu, ada satu faktor yang masih menjadi tanda tanya besar: kondisi fisik Isak sendiri. Jelang laga melawan Belanda, ia dikabarkan menjalani program latihan individu sejak Rabu lalu, terpisah dari sesi latihan tim utama.


Tinggalkan Balasan