Babak kedua berjalan dengan tempo yang tak jauh berbeda. Ronaldo bahkan nyaris melengkapi hattrick-nya pada menit ke-58 lewat skema bola mati, tetapi Nematov masih sigap menggagalkan upayanya.
Dua menit berselang, Portugal kembali unggul, kali ini lewat cara yang tak terduga. Berawal dari situasi yang sebenarnya tidak terlalu mengancam, Nematov justru melakukan blunder fatal dengan memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Skor berubah menjadi 4-0, dan harapan Uzbekistan untuk bangkit semakin tipis.
Melihat timnya sudah unggul jauh, pelatih Roberto Martinez memutuskan untuk merotasi pemain demi menjaga stamina jelang laga-laga krusial berikutnya. Bernardo Silva, Francisco Conceicao, Nelson Semedo, Trincao, dan Rafael Leao satu per satu masuk menggantikan pemain inti.
Keputusan itu langsung berbuah hasil. Baru empat menit merasakan lapangan setelah masuk pada menit ke-83, Rafael Leao langsung mencatatkan namanya di papan skor. Ia menyambar bola liar di luar kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri atas gawang tanpa bisa dijangkau Nematov. Skor 5-0 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Di sisa waktu pertandingan, Portugal masih terus mendikte permainan. Trincao hampir menambah catatan golnya sendiri di masa injury time, namun sepakannya melebar tipis dari gawang Uzbekistan.


Tinggalkan Balasan