Salah satu kabar paling dinantikan datang dari Grup C. Brasil akhirnya kembali diperkuat Neymar setelah masa absen panjang akibat cedera. Kembalinya megabintang Paris Saint-Germain itu menjadi sinyal bahwa Selecao serius memburu gelar keenam mereka. Maroko juga memasukkan Nayef Aguerd meski bek itu baru pulih dari cedera panjang — taruhan berani dari pelatih mereka.
Haiti tampil untuk pertama kalinya dalam 52 tahun di Piala Dunia, sebuah momen bersejarah bagi sepak bola Karibia. Skotlandia melengkapi grup ini dengan menyertakan Ross Stewart, penyerang yang kembali setelah empat tahun tidak memperkuat timnas.
Amerika Serikat menjadi sorotan di Grup D sebagai tuan rumah bersama. Christian Pulisic, Weston McKennie, dan Tyler Adams membentuk tulang punggung skuad yang ingin membuktikan diri di hadapan publik sendiri. Paraguay lebih banyak bergantung pada pemain yang berkarier di luar negeri, sementara Australia memasukkan Cristian Volpato yang baru saja menyelesaikan proses pergantian kewarganegaraan.
Turki di Grup D mengandalkan Hakan Calhanoglu, gelandang Inter Milan yang tengah dalam performa terbaik kariernya. Kehadiran pemain-pemain liga top Eropa dalam skuad Turki membuat mereka menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan.
Kejutan datang dari Grup E. Jerman memanggil kembali Manuel Neuer yang sebelumnya telah mengumumkan pensiun dari timnas — sebuah keputusan yang memperlihatkan betapa pentingnya sang kiper bagi Die Mannschaft. Curacao, salah satu negara debutan, dipimpin Leandro Bacuna dalam misi pertama mereka di turnamen akbar ini.
