BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Di Piala Dunia 2026, Swedia tergabung di Grup F bersama Tunisia, Belanda, dan Jepang. Mereka akan memulai perjuangan pada 14 Juni melawan Tunisia di Monterrey, dilanjutkan dengan menghadapi Belanda di Houston pada 20 Juni, dan menutup fase grup melawan Jepang di Dallas pada 25 Juni.

Sejarah panjang Swedia di Piala Dunia dimulai sejak 1934, ketika mereka pertama kali tampil di Italia. Dalam debutan mengagumkan itu, mereka mengalahkan Argentina 3-2 di babak penyisihan, sebuah pencapaian luar biasa mengingat Argentina adalah finalis edisi sebelumnya. Sayang, langkah mereka terhenti di perempat final oleh Jerman yang menang 2-1.

Puncak kejayaan Swedia terjadi di Piala Dunia 1958 yang mereka tuan rumahi sendiri. Di bawah arahan pelatih George Raynor, mereka melaju hingga final dan berhadapan dengan Brasil. Nils Liedholm, yang hampir berusia 36 tahun, membuka keunggulan dalam waktu hanya empat menit dan menjadi pemain tertua yang mencetak gol di final Piala Dunia kala itu. Namun kekuatan Brasil dengan Pelé, Vavá, dan Mario Zagallo terlalu besar untuk dibendung. Swedia kalah 2-5 dalam pertandingan yang dikenang sebagai salah satu final terbaik sepanjang sejarah.

Kiprah mengesankan lainnya hadir di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, di mana Swedia finis di peringkat ketiga. Salah satu momen paling dramatis terjadi di perempat final melawan Rumania. Tertinggal satu gol dan bermain dengan sepuluh orang, Kennet Andersson menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-115. Swedia pun menang lewat adu penalti setelah Thomas Ravelli menggagalkan tendangan Miodrag Belodedici. Keberhasilan itu membawa Swedia ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 1958.

Kennet Andersson dan Henrik Larsson berbagi predikat pencetak gol terbanyak Swedia di Piala Dunia dengan masing-masing lima gol. Andersson mencetak seluruh golnya di turnamen 1994, sedangkan Larsson mencapai angka tersebut dalam tiga turnamen berbeda antara 1994 hingga 2006. Larsson juga memegang rekor penampilan terbanyak Swedia di Piala Dunia dengan 13 caps dalam tiga edisi.



Follow Widget

Published by Punggawa Sport

Editor

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version