BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Piala Dunia terakhir mereka sebelum 2026 adalah edisi Rusia 2018, di mana Swedia membuktikan bahwa mereka tetap kompetitif meskipun tanpa Zlatan Ibrahimovic. Di bawah asuhan Janne Andersson, mereka lolos dari fase grup sebagai juara setelah mengalahkan Korea Selatan dan Meksiko. Di babak 16 besar, gol Emil Forsberg yang membentur pemain lawan memastikan kemenangan 1-0 atas Swiss. Petualangan mereka berakhir di perempat final ketika dikalahkan Inggris 0-2 melalui gol Harry Maguire dan Dele Alli.

Rekor kemenangan terbesar Swedia di Piala Dunia terjadi pada 1938 di Prancis, ketika mereka menghancurkan Kuba 8-0 di perempat final berkat hat-trick Harry Andersson dan Gustav Wetterstrom. Kemenangan di Antibes itu hingga kini masih tercatat sebagai yang terbesar di fase gugur sepanjang sejarah turnamen.

Kini, dengan Viktor Gyokeres sebagai andalan di lini depan dan Graham Potter sebagai arsitek taktik, Swedia membawa ambisi besar ke Amerika. Mereka ingin mengulangi, bahkan melampaui, pencapaian gemilang tahun 1994 ketika mereka pulang dengan medali perunggu. Sejarah sedang menunggu untuk ditulis ulang.



Follow Widget

Published by Punggawa Sport

Editor

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version