BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Kunci permainan Paraguai ada pada Julio Enciso. Gelandang Brighton itu menjadi kreator utama yang menghubungkan lini tengah dan lini serang. Ia akan bekerja bersama Miguel Almiron dan Diego Gomez untuk mendukung striker tunggal Tonny Sanabria—pencetak empat gol selama kualifikasi dan ujung tombak yang paling diwaspadai.

Paraguai kemungkinan besar akan memilih bertahan lebih dalam dan memancing Turki menyerang. Begitu ada celah, mereka akan meledak lewat transisi cepat yang mengeksploitasi ruang kosong di belakang bek sayap Turki. Pola ini terbukti efektif melawan banyak tim yang lebih kuat secara teknis—dan Turki yang sedang krisis kepercayaan diri adalah sasaran yang ideal.

Namun Paraguai juga tidak bisa tampil sempurna. Gustavo Caballero absen karena masalah otot yang dialami saat melawan AS. Ramon Sosa pun diragukan menyusul cedera pergelangan kaki. Alfaro mungkin akan menggeser Alexandro Maidana ke posisi bek kiri, menggantikan Junior Alonso yang kurang meyakinkan di laga sebelumnya. Omar Alderete dan kapten Gustavo Gomez diperkirakan tetap menjadi pilar pertahanan tengah.

Satu nama lain yang menarik untuk dipantau adalah Mauricio. Pemain ini mencetak gol sebagai pengganti saat melawan AS dan berharap bisa mendapat kepercayaan tampil sejak menit pertama. Alfaro kemungkinan masih akan mempertahankan komposisi lini depannya, tetapi jika Paraguai tertinggal, Mauricio bisa menjadi kartu truf yang menentukan.

Apa yang akan terjadi di San Francisco malam ini sulit diprediksi. Kedua tim memiliki beban psikologis yang sama beratnya—kalah berarti perjalanan berakhir. Turki memiliki kualitas individu yang lebih tinggi, tetapi Paraguai punya organisasi permainan dan motivasi yang tidak boleh diremehkan.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026