MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Sepuluh pemain Senegal di Piala Dunia 2026 lahir di Prancis — dan Rabu dini hari WIB, mereka akan menghadapi negeri kelahiran sendiri.
Laga Prancis vs Senegal pada fase grup Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan bergulir Selasa malam waktu setempat atau Rabu (17/6/2026) dini hari WIB, bukan sekadar duel sepak bola biasa. Ini adalah pertemuan antara paspor dan darah, antara tanah kelahiran dan warisan leluhur.
Pape Thiaw, pelatih kepala Senegal, memiliki skuad yang unik. Dari deretan pemain Lions of Teranga, sepuluh di antaranya lahir di Prancis: Yehvann Diouf, Mamadou Sarr, Kalidou Koulibaly, Iliman Ndiaye, Edouard Mendy, Moussa Niakhate, Ibrahim Mbaye, Mory Diaw, Antoine Mendy, dan Pape Gueye. Mereka tumbuh di bawah langit Prancis, namun memilih berbaris di bawah panji Singa Teranga.
Cerita ini bukan baru. Sepak bola modern telah lama mengenal fenomena pemain dengan identitas ganda — mereka yang lahir di satu negara, namun memilih mewakili negara asal leluhur mereka. Dan dalam kasus Senegal, pilihan itu sering kali lahir dari sesuatu yang lebih dalam dari sekadar strategi karier: darah dan kebanggaan keluarga.


Tinggalkan Balasan