BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Memasuki fase grup, Argentina melewati tujuh laga uji coba beruntun tanpa kekalahan melawan Mauritania, Islandia, Honduras, Zambia, hingga Angola — mencetak 21 gol dan hanya kebobolan sekali. Lini serang mereka berjalan seperti mesin yang baru diservis.

Satu catatan sejarah yang mendukung kepercayaan diri Argentina: sejak kekalahan dari Kamerun di Piala Dunia 1990, Tim Tango tidak pernah kalah dari negara-negara Afrika — meraih enam kemenangan beruntun. Namun pengalaman pahit di Qatar 2022, ketika mereka takluk dari Arab Saudi di laga pertama, menjadi pengingat bahwa tidak ada laga yang bisa dianggap sepele.

Di sisi lain lapangan, Aljazair hadir bukan tanpa modal. Peringkat 28 dunia FIFA menjadi cerminan kemajuan signifikan tim besutan Vladimir Petkovic. Di babak kualifikasi zona CAF, mereka merajai Grup G dengan hanya menderita satu kekalahan — tampilan yang mengesankan untuk tim yang sempat absen dari Piala Dunia selama lebih dari satu dekade.

Catatan terbaru Aljazair semakin meyakinkan. Mereka mengalahkan Belanda 1-0 dalam uji coba internasional, sebuah hasil yang langsung mengangkat nama mereka di mata dunia. Dalam enam laga terakhir, Aljazair hanya kebobolan dua kali — kekokohan di lini belakang yang patut diwaspadai siapa pun.

Namun di kubu Aljazair, ada kabar tidak sedap. Bek kiri utama Ramy Bensebaini absen karena cedera pergelangan kaki. Petkovic kini harus memilih antara Samir Chergui atau Zineddine Belaid untuk mengisi kekosongan tersebut.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026