BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Sosok yang mengemudikan kapal ini adalah Ronald Koeman, pelatih berusia 61 tahun yang kembali ke jabatan pelatih kepala Belanda untuk periode kedua sejak Januari 2023. Koeman menggantikan Louis van Gaal yang pensiun seusai Piala Dunia 2022 Qatar. Rekam jejaknya panjang dan meyakinkan: ia pernah membesut Barcelona, Ajax, PSV, Benfica, hingga Everton dalam karier melatih yang membentang lebih dari 25 tahun.

Masa jabatan pertamanya bersama Belanda terpotong ketika Barcelona datang meminangnya. Kini ia punya kesempatan kedua — dan mungkin kesempatan terbaik — untuk membawa tanah kelahirannya menjuarai turnamen paling bergengsi di muka bumi. Koeman sendiri bukan orang asing di panggung Piala Dunia; sebagai pemain bertahan andalan, ia tampil di edisi 1990 dan 1994, dikenal lewat kemampuan tendangan bebas dan penalti yang menakutkan.

Bicara sejarah, Belanda pertama kali tampil di Piala Dunia pada edisi 1934 di Italia, langsung tersingkir di babak pertama usai kalah 3-2 dari Swiss di Milan. Mereka lalu absen panjang selama 36 tahun dan enam edisi turnamen sebelum kembali pada 1974 — dan langsung menghentak dunia.

Era 1974 menjadi titik pijak legenda. Belanda yang diasuh Rinus Michels dengan Johan Cruyff sebagai penggerak utamanya memperkenalkan “Total Football” — gaya bermain revolusioner yang membuat lawan kebingungan. Dalam perjalanan ke final, Belanda mengandaskan Brasil yang kala itu digdaya, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah Jerman Barat 2-1 di Olympiastadion, Munich.

Empat tahun kemudian di Argentina, mereka kembali ke final, kali ini tanpa Cruyff yang memilih tidak ikut karena alasan pribadi. Hasilnya tak berbeda — kalah 3-1 dari tuan rumah setelah perpanjangan waktu. Dunia baru menyaksikan Belanda setipis itu dari gelar juara.



Follow Widget

Published by Punggawa Sport

Editor

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version