Pencapaian tertinggi mereka adalah runner-up, dicapai dua kali: pertama di Italia 1934 dan kemudian di Chile 1962. Kedua final itu dimainkan di era Cekoslowakia, ketika tim ini dihuni pemain-pemain berkelas yang disegani di level dunia.
Saat tampil sebagai Republik Ceko—nama yang digunakan sejak berpisah dari Slovakia pada 1993—partisipasi mereka di Piala Dunia tercatat pada 1998 dan 2006. Setelah itu, Ceko selalu gagal lolos, menjadikan 2026 sebagai edisi yang sangat dinantikan oleh para pencinta sepak bola Ceko di seluruh dunia.
Penampilan terakhir mereka di Jerman 2006 meninggalkan kenangan yang beragam. Di fase grup, Ceko mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Amerika Serikat—dengan Tomas Rosicky tampil gemilang mencetak dua gol indah. Namun mereka kemudian takluk dari Ghana dan Italia, dan tersingkir tanpa melaju ke babak gugur.
Dua puluh tahun kemudian, skuad yang sama sekali berbeda kini mendapat kesempatan untuk menulis babak baru. Dengan pengalaman melewati dua adu penalti berturut-turut dalam play-off, mental baja tampaknya sudah tertanam dalam diri para pemain Koubek.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen ini, diselenggarakan secara bersama oleh tiga negara—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—dengan jumlah peserta yang diperluas menjadi 48 tim. Format baru ini membuka peluang lebih lebar bagi tim-tim seperti Ceko untuk melangkah lebih jauh dari sekadar fase grup.
