MIAMI, PUNGGAWASPORT – Tiga kali bermain tanpa sekali pun kalah di fase grup Piala Dunia 2026 — pencapaian itu sudah cukup membuat Tanjung Verde masuk buku sejarah. Tapi malam ini, di Miami Stadium, tantangan sesungguhnya baru dimulai. Di hadapan mereka berdiri Argentina, juara bertahan yang haus kemenangan.
Laga 32 besar antara Argentina dan Tanjung Verde dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026 waktu setempat, atau Sabtu, 4 Juli 2026 dini hari pukul 04.00 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan langsung melalui siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Di atas kertas, selisih kelas antara kedua tim sangat jauh. Argentina membawa rekam jejak 91 laga di Piala Dunia dengan 50 kemenangan dalam genggaman. Tanjung Verde, sebaliknya, adalah debutan murni — tiga laga pertama mereka di turnamen ini belum sekalipun diakhiri dengan kemenangan.
Namun angka-angka itu tidak selalu bercerita lengkap di lapangan.
Tanjung Verde melangkah ke babak 32 besar dengan cara yang sungguh tidak diduga. Mereka menahan imbang Spanyol 0-0, lalu berbalas gol dengan Uruguay hingga skor 2-2, dan kembali bermain ketat tanpa gol melawan Arab Saudi. Tiga hasil seri itu cukup untuk menempatkan Blue Sharks sebagai runner-up Grup H, mendampingi Spanyol yang keluar sebagai juara grup.
Kiper Vozinha menjadi nama yang tiba-tiba melambung di panggung dunia. Dua kali ia menjaga gawangnya tetap bersih, termasuk menghadapi tekanan Spanyol yang tak henti-hentinya. Penampilannya menjadi simbol perlawanan Tanjung Verde — sebuah negara kepulauan kecil di Atlantik yang menolak tenggelam di antara raksasa-raksasa sepak bola.


Tinggalkan Balasan