MAKASSAR, PUNGGAWASPORT – Dua tim dengan luka yang berbeda datang ke Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko — dan keduanya tahu bahwa kekalahan di laga pembuka bisa berarti mimpi Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Sweden dan Tunisia bertemu di laga perdana Grup F Piala Dunia FIFA 2026, Minggu, 15 Juni 2026 dini hari WIB. Bagi keduanya, ini bukan sekadar tiga poin pertama — ini soal harga diri dan pembuktian kepada dunia bahwa mereka layak berada di panggung terbesar sepak bola.
Grup F sendiri dihuni oleh Belanda dan Jepang sebagai favorit. Itu artinya laga Sweden kontra Tunisia menjadi kesempatan emas bagi kedua tim untuk merebut tiga poin sebelum menghadapi lawan yang secara kualitas dianggap lebih unggul.
Di sisi Sweden, perjalanan menuju Piala Dunia ini tidak mulus. Mereka sebenarnya finis di posisi juru kunci kualifikasi grup, namun lolos melalui jalur belakang lewat play-off Piala Dunia setelah hasil Nations League 2024 memberi mereka tiket play-off.
Di sana, Viktor Gyökeres tampil sebagai pahlawan. Striker Arsenal itu mencetak empat dari enam gol Sweden dalam dua laga play-off, termasuk hat-trick saat mengalahkan Ukraina 3-1 dan gol penentu kemenangan di menit ke-88 saat menumbangkan Polandia 3-2.


Tinggalkan Balasan