Yang membedakan kedua tim justru ada di lini belakang. Jepang hanya kebobolan dua gol dengan selisih gol plus empat, sementara Swedia harus menelan enam gol dengan selisih gol nol besar. Kekalahan telak 1-5 dari Belanda pada matchday kedua menjadi pukulan berat bagi Swedia, membuat mereka kini terdampar di posisi ketiga klasemen sementara Grup F dengan koleksi tiga poin.
Situasi itulah yang membuat Jepang berada di atas angin menjelang laga nanti. Cukup dengan hasil seri melawan Swedia, Samurai Biru sudah memastikan tiket ke babak 32 besar, baik sebagai juara grup maupun runner-up.
Bahkan jika kalah sekalipun, modal empat poin dan selisih gol positif tetap membuka peluang besar bagi Jepang untuk lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik antar-grup. Namun opsi itu jelas bukan target utama tim asuhan Moriyasu.
Jepang dikenal sebagai tim yang konsisten bermain menyerang, cepat, dan penuh disiplin taktik. Tradisi itu sudah melekat sejak lama dan tidak akan ditinggalkan hanya karena posisi mereka sudah relatif aman di klasemen.
Bagi Swedia, lawan kali ini punya karakter permainan yang jauh berbeda dari gaya Eropa yang biasa mereka hadapi. Tim Asia ini dikenal selalu punya kans lolos di setiap edisi Piala Dunia yang mereka ikuti. Kekalahan dari Belanda memang mengejutkan, tetapi skuad asuhan Graham Potter dipastikan akan menghadapi gelombang serangan baru di laga krusial ini.


Tinggalkan Balasan