Di lini pertahanan, trio bek Swedia harus benar-benar mewaspadai pergerakan Ritsu Doan. Kombinasinya dengan Ayase Ueda dalam menembus jantung pertahanan lawan menjadi senjata serangan balik paling mematikan milik Jepang sepanjang turnamen ini.
Tekanan situasi klasemen membuat Swedia diprediksi akan bermain lebih terbuka dan agresif sejak menit awal. Mereka akan all-out mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik duet Isak-Gyokeres untuk mengejar kemenangan yang menjadi syarat mutlak lolos.
Gaya bermain terbuka semacam itu justru yang diharapkan Jepang. Kedua tim diprediksi sama-sama mampu mencetak gol dalam laga ini, namun keunggulan transisi cepat membuat Jepang lebih punya peluang mengonversi momentum jadi gol tambahan.
Ketenangan bermain di bawah tekanan menjadi salah satu kekuatan utama Samurai Biru yang sudah teruji di dua laga sebelumnya. Faktor itu membuat Jepang diunggulkan untuk setidaknya meraih hasil seri, atau bahkan kemenangan penuh, demi memastikan posisi terbaik di Grup F Piala Dunia 2026.


Tinggalkan Balasan