BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Messi meninggalkan lapangan dengan tatapan kosong. Mimpi mempertahankan mahkota juara dunia yang diraih bersama Argentina di Qatar 2022 dan diperpanjang di Piala Dunia sebelumnya, kandas di New York.

Peluit panjang membunyikan akhir perlawanan Argentina. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai, dan para pemain Spanyol berlarian ke tengah lapangan dalam euforia yang meledak.

Luis de la Fuente merangkul para pemainnya di pinggir lapangan. Pelatih berusia 63 tahun itu memimpin Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah, melengkapi trofi UEFA Nations League dan EURO yang sebelumnya sudah dikantongi generasi emas La Roja era ini.

Generasi pemain Spanyol ini memang luar biasa. Dari Pedri, Gavi, hingga Williams bersaudara—Nico dan Lamine Yamal—tim ini menampilkan sepak bola menyerang yang atraktif sepanjang turnamen. Ferran Torres, yang sering menjadi pelapis di lini depan, membuktikan bahwa kedalaman skuad adalah kekuatan terbesar Spanyol.

Final ini menjadi cermin dari perjalanan panjang sepak bola Argentina dan Spanyol. Dua negara dengan sejarah sepak bola yang kaya, tradisi tiki-taka versus gairah Amerika Latin, bertemu di panggung terbesar olahraga paling populer di dunia.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026