Dalic juga meminta para pendukung Kroasia untuk tetap berpihak kepada tim, apa pun hasilnya. Menurutnya, Modric dan rekan-rekannya sudah berbuat begitu banyak untuk bangsa — dan mereka layak mendapat cinta, bukan kritik.
“Baik saat kalah maupun menang, mereka layak dicintai atas semua yang telah mereka lakukan untuk rakyat dan negara ini,” tegas Dalic.
Rekor pertemuan menjadi satu-satunya variabel yang tidak berpihak kepada Kroasia. Dari sepuluh duel terakhir kedua tim, Portugal menang tujuh kali. Dalam enam laga kompetitif terakhir, Portugal memenangkan lima di antaranya — termasuk di babak 16 besar Euro 2016 yang berujung pada gelar juara bagi Portugal.
Kroasia memang ahli menyulitkan tim-tim besar. Finalis Piala Dunia 2018 dan peraih posisi ketiga pada 2022 itu punya mentalitas yang sudah teruji di panggung terbesar. Tapi secara kedalaman skuad dan rekor pertemuan, Portugal memiliki sedikit keunggulan.
Jika Ronaldo, Bruno Fernandes, dan Bernardo Silva mampu tampil efektif memanfaatkan peluang, Portugal diprediksi lebih berpeluang mengamankan tiket ke babak 16 besar. Peluang dikira-kira 55 berbanding 45 untuk Portugal.


Tinggalkan Balasan