Di balik kegembiraan Arsenal, persaingan tiket kompetisi Eropa juga tuntas dengan drama tersendiri. Empat tim—Arsenal, Manchester City, Manchester United, dan Aston Villa—berhasil mengamankan tempat di Liga Champions musim depan. Bournemouth dan Sunderland akan bermain di Liga Europa, sementara Brighton mendapat jatah Liga Conference.
Yang mengejutkan adalah posisi Chelsea. Tim asal London Barat itu gagal menembus zona Eropa sama sekali, hanya finis di peringkat ke-10 dengan 52 poin—sebuah musim yang jauh dari ekspektasi mengingat besarnya investasi yang telah mereka keluarkan dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, drama sesungguhnya terjadi di ujung bawah klasemen, di mana pertarungan antara hidup dan mati berlangsung hingga detik terakhir. Tottenham Hotspur menjadi tim yang paling bersyukur pada hari itu. Kemenangan tipis 1-0 atas Everton menyelamatkan Spurs dari jurang degradasi, menutup musim di posisi ke-17 dengan 41 poin—cukup untuk bertahan di Premier League musim depan.
Posisi Tottenham sejak awal musim memang penuh guncangan. Mereka beberapa kali terancam masuk zona merah, berganti pelatih di tengah jalan, dan kehilangan konsistensi permainan. Namun di saat paling kritis, mereka berhasil meraih hasil yang dibutuhkan.


Tinggalkan Balasan