KANADA, PUNGGAWASPORT – Mimpi Inggris melangkah ke final Piala Dunia 2026 kandas di Atlanta. Argentina membalikkan keadaan di menit-menit akhir dan memastikan tiket ke partai puncak lewat kemenangan dramatis 2-1 pada laga semifinal yang berlangsung Kamis dini hari WITA, 16 Juli 2026.
🚨🚨 LAUTARO MARTINEZ HAS GIVEN ARGENTINA THE LEAD IN THE 92ND MINUTE! THIS IS CRAZY! 🤯🤯🤯🤯🤯🤯
— Tekkers Foot (@tekkersfoot) July 15, 2026
England 1-2 Argentina.https://t.co/WDYd4z5fOppic.twitter.com/O2cSWOQ2P3
Pertandingan ini bukan sekadar laga sepak bola biasa. Di baliknya tersimpan rivalitas historis dua negara yang sudah berlangsung puluhan tahun, dan kali ini Argentina yang kembali menjadi pemenangnya.
Inggris justru yang lebih dulu mencatatkan nama di papan skor. Padahal di awal babak pertama, Argentina tampil lebih dominan menguasai jalannya permainan. Tapi sepak bola kerap menghasilkan cerita yang tak terduga.
Gol pembuka Inggris lahir dari serangan balik yang tajam dan terorganisir. Gelombang serangan pertama memang berhasil dipatahkan lini pertahanan Argentina, namun bola kedua masih dikuasai oleh Inggris. Morgan Rogers menjadi kreator dengan melepas umpan ke tiang jauh. Anthony Gordon berada di posisi sempurna, menyambut bola dan menjebol gawang Argentina di menit ke-55.
Keunggulan 1-0 itu membuat Argentina harus bangkit dan mengubah strategi. Tak butuh waktu lama bagi tim asuhan itu untuk bereaksi. Sejak awal babak kedua, tekanan Argentina terasa semakin intens.
Julian Alvarez menjadi ancaman pertama. Penyerang bertubuh mungil itu berhasil menembus kotak penalti dan melepaskan tembakan keras, namun Jordan Pickford tampil gemilang dan berhasil menghalau bola.
Pelatih Argentina kemudian melakukan gebrakan taktis di menit ke-64 dengan memasukkan Nico Gonzalez menggantikan Leandro Paredes. Perubahan itu memberi dampak nyata. Empat menit berselang, Gonzalez sudah hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan di muka gawang. Pickford kembali tampil luar biasa dan menyelamatkan gawang Inggris untuk kedua kalinya.
Inggris merespons tekanan Argentina dengan langkah defensif. Di menit ke-72, Ezri Konsa dimasukkan menggantikan Gordon, sinyal jelas bahwa Inggris lebih memilih mengunci keunggulan ketimbang mencari gol tambahan.
Strategi bertahan Inggris itu nyaris berhasil. Nyaris.
Argentina terus mendatangkan amunisi baru. Nicolas Otamendi, Rodrigo De Paul, dan Gonzalo Montiel bergantian masuk untuk mendongkrak daya serang. Di menit ke-76, giliran Alexis Mac Allister yang mencoba peruntungan lewat sundulan ke arah gawang. Namun Pickford seakan tak tertembus malam itu dan kembali mengamankan bola dengan tenang.
Waktu terus berjalan. Inggris terlihat semakin dekat dengan final. Tapi Argentina tidak pernah menyerah.
Drama sesungguhnya dimulai di menit ke-85. Enzo Fernandez memutuskan untuk mencoba peruntungan dari luar kotak penalti. Tembakan jarak jauhnya meluncur keras, terarah, dan tak terbendung. Bola bersarang di gawang Pickford. Kedudukan berubah menjadi 1-1. Stadion yang semula hening di kubu Argentina mendadak meledak.
Ketika laga memasuki masa injury time, ketegangan mencapai puncaknya. Sebagian besar penonton mungkin sudah bersiap menyambut babak perpanjangan waktu. Namun Lionel Messi punya rencana lain.
Sang kapten melepaskan umpan silang yang terukur ke jantung kotak penalti. Bola melayang sempurna dan mendarat tepat di hadapan Lautaro Martinez. Dengan tenang namun mematikan, Lautaro menyundul bola ke gawang yang terbuka lebar. Argentina berbalik unggul 2-1.
Sisa waktu injury time terasa seperti keabadian bagi pendukung Argentina. Inggris berusaha menyamakan, tapi momentum sudah berpihak pada tim berbaju biru-putih itu. Wasit meniup peluit panjang, dan Argentina pun resmi melangkah ke final Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Argentina adalah tim yang tak pernah menyerah, bahkan ketika situasi paling berat sekalipun. Dengan Messi yang masih mampu menjadi penentu di saat-saat krusial, Argentina sekali lagi menunjukkan mengapa mereka adalah salah satu tim terkuat di planet ini.
Inggris harus pulang dengan tangan hampa dan kenangan pahit: unggul lebih dulu, tapi tak mampu mempertahankan keunggulan di menit-menit paling menentukan. Sementara Argentina kini menantikan lawan di partai final, siap memperebutkan mahkota sepak bola dunia untuk kali keempat sepanjang sejarah mereka.
FAQ
Siapa pencetak gol dalam laga Argentina vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2026?
Gol Inggris dicetak oleh Anthony Gordon di menit ke-55. Argentina membalas lewat Enzo Fernandez di menit ke-85 dan Lautaro Martinez di masa injury time.
Di mana dan kapan pertandingan semifinal Argentina vs Inggris berlangsung?
Pertandingan berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis 16 Juli 2026 dini hari WIB.
Siapa yang akan menjadi lawan Argentina di final Piala Dunia 2026?
Lawan Argentina di final belum ditentukan dalam berita ini, karena bergantung pada hasil semifinal lainnya yang mempertemukan dua tim tersisa.


Tinggalkan Balasan