BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Strategi bertahan Inggris itu nyaris berhasil. Nyaris.

Argentina terus mendatangkan amunisi baru. Nicolas Otamendi, Rodrigo De Paul, dan Gonzalo Montiel bergantian masuk untuk mendongkrak daya serang. Di menit ke-76, giliran Alexis Mac Allister yang mencoba peruntungan lewat sundulan ke arah gawang. Namun Pickford seakan tak tertembus malam itu dan kembali mengamankan bola dengan tenang.

Waktu terus berjalan. Inggris terlihat semakin dekat dengan final. Tapi Argentina tidak pernah menyerah.

Drama sesungguhnya dimulai di menit ke-85. Enzo Fernandez memutuskan untuk mencoba peruntungan dari luar kotak penalti. Tembakan jarak jauhnya meluncur keras, terarah, dan tak terbendung. Bola bersarang di gawang Pickford. Kedudukan berubah menjadi 1-1. Stadion yang semula hening di kubu Argentina mendadak meledak.

Ketika laga memasuki masa injury time, ketegangan mencapai puncaknya. Sebagian besar penonton mungkin sudah bersiap menyambut babak perpanjangan waktu. Namun Lionel Messi punya rencana lain.

Sang kapten melepaskan umpan silang yang terukur ke jantung kotak penalti. Bola melayang sempurna dan mendarat tepat di hadapan Lautaro Martinez. Dengan tenang namun mematikan, Lautaro menyundul bola ke gawang yang terbuka lebar. Argentina berbalik unggul 2-1.



Follow Widget

KLASEMEN PIALA DUNIA FIFA 2026